Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

Sinergi Vokasi dan Industri: Mahasiswa Teknik Elektro UPGRIS Asah Kompetensi Panel Listrik di PT. Omni Electrindo

SEMARANG – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kembali memfasilitasi mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia industri. Kali ini, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mendapatkan kesempatan emas untuk memperdalam keahlian di bidang manufaktur elektrikal melalui program magang di PT. Omni Electrindo.

Di bawah supervisi dosen pembimbing, para mahasiswa terlibat aktif dalam proses produksi panel listrik yang menuntut presisi tinggi dan pemahaman standar keselamatan yang ketat. Kompetensi Teknis: Fabrikasi Mekanikal dan Instalasi Daya

Selama periode magang semester gasal 2025/2026, peserta magang tidak hanya mengamati, melainkan menjadi bagian dari tim produksi. Mahasiswa mempelajari proses teknis dari hulu ke hilir, dimulai dari pemahaman dasar komponen, teknik crimping kabel, hingga perakitan (wiring) Panel 1 Fasa dan 3 Fasa.

Selain kelistrikan, salah satu keahlian utama yang diasah adalah fabrikasi mekanikal dan instalasi komponen daya. Mahasiswa dilatih menggunakan peralatan industri seperti gerinda dan bor untuk mempersiapkan papan panel, serta melakukan instalasi komponen vital seperti MCCB dan Thermal Overload Relay (TOR) dengan presisi tinggi. Proses ini sangat krusial untuk memastikan komponen terpasang kokoh dan aman sebelum dialiri arus listrik besar.

Terjun Langsung di Proyek Strategis

Program ini menghubungkan teori kampus dengan realita lapangan. Mahasiswa tercatat berkontribusi dalam pengerjaan panel untuk berbagai proyek vital, di antaranya:

  • Proyek RS Kendal & PT. Arisa: Melakukan instalasi panel freestanding, termasuk penggabungan unit panel (coupling), pemasangan sekat, dan instalasi Current Transformer (CT).
  • Sistem Keamanan Gedung: Mahasiswa juga memperluas kompetensi dengan melakukan instalasi pipa dan penarikan kabel untuk sistem CCTV gedung, memastikan manajemen kabel yang rapi dari titik kamera hingga ke pusat DVR/NVR.
  • Panel ATS: Terlibat dalam perakitan mekanikal dan wiring panel Automatic Transfer Switch (ATS).

Standar Keamanan dan Quality Control

Di dunia industri, kesalahan kecil dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, mahasiswa dibekali mentalitas “Zero Defect”. Setiap panel yang selesai dirakit harus melalui tahap Quality Control (QC) yang ketat.

Aktivitas ini meliputi pemeriksaan kontinuitas arus, simulasi fungsi proteksi (seperti tombol Emergency), hingga pengencangan akhir baut busbar menggunakan kunci torsi (torquing) yang ditandai dengan marking khusus. Sebelum dikirim, panel juga harus melalui prosedur packing standar industri menggunakan styrofoam dan wrapping plastik untuk menjamin keamanan fisik barang.

Melalui pengalaman komprehensif ini, mahasiswa Teknik Elektro UPGRIS diharapkan siap berkompetisi di dunia kerja dengan bekal hard skill mumpuni dan pemahaman budaya industri yang kuat.