Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

Mahasiswa Teknik Elektro UPGRIS KKN Kelompok 28 Kalicari Kembangkan Sistem Aquaponik Terintegrasi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Semarang yang tergabung dalam Kelompok 28 KKN Kalicari menghadirkan inovasi berbasis teknologi tepat guna melalui program kerja aquaponik terpadu. Kegiatan yang dilaksanakan di Kelurahan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.

Program aquaponik yang dikembangkan mengintegrasikan budidaya ikan lele dan tanaman sayuran dalam satu sistem sirkulasi tertutup. Instalasi dirancang menggunakan pipa paralon sebagai media tanam bibit sekaligus jalur distribusi air, sementara ember berkapasitas besar dimanfaatkan sebagai kolam budidaya ikan lele. Sistem ini memungkinkan limbah organik dari ikan dimanfaatkan sebagai nutrisi alami bagi tanaman.

Mahasiswa dari Program Studi Teknik Elektro UPGRIS berperan sebagai tim inti dalam perancangan dan implementasi sistem kelistrikan serta sirkulasi air. Pompa air listrik dipasang untuk mengalirkan air dari kolam ikan menuju pipa tanaman secara terkontrol. Setelah melalui proses filtrasi biologis oleh akar tanaman, air kembali ke kolam dalam kondisi yang lebih bersih dan stabil. Untuk menjaga kualitas air serta mempercepat proses penguraian zat organik, digunakan EM4 Perikanan sebagai bioaktivator guna mendukung keseimbangan mikroorganisme dalam sistem.

Dari sisi teknis, perancangan aquaponik ini mempertimbangkan efisiensi energi, keamanan instalasi listrik, serta keberlanjutan operasional. Pengaturan waktu sirkulasi air dan perhitungan kebutuhan daya pompa dilakukan secara sistematis agar sistem dapat berjalan optimal dengan konsumsi listrik yang terkontrol dan aman bagi lingkungan masyarakat.

Program ini mendapat respons positif dari warga karena dinilai praktis, hemat lahan, dan memiliki nilai ekonomis jangka panjang. Selain menghasilkan sayuran dan ikan lele, sistem aquaponik ini juga menjadi sarana edukasi tentang integrasi teknologi dan pertanian modern skala rumah tangga.

Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 28 Kalicari menunjukkan bahwa kolaborasi multidisiplin, khususnya kontribusi keilmuan Teknik Elektro, mampu menghadirkan solusi aplikatif dan berkelanjutan bagi masyarakat. Program aquaponik ini diharapkan dapat terus dikembangkan serta menjadi model pemberdayaan berbasis teknologi di lingkungan lainnya.