Semarang, 21 April 2025 – Setelah sukses melaksanakan Review Visi Keilmuan Program Studi Teknik Elektro pada tanggal 1-4 Desember 2024 di Salatiga, Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melanjutkan langkah penting dalam penyusunan kurikulum yang lebih relevan dan terkini.
Kegiatan kali ini berfokus pada penyesuaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan Profil Lulusan Teknik Elektro yang berorientasi pada bidang otomasi industri, sebuah sektor yang semakin berkembang pesat di era Industri 4.0.
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) adalah indikator utama yang menunjukkan kemampuan dan kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan Program Studi Teknik Elektro setelah menyelesaikan pendidikan.
Sebagai bagian dari proses untuk memastikan lulusan siap menghadapi tantangan dunia industri, penyesuaian CPL dilakukan untuk lebih menekankan pada penguasaan teknologi otomasi industri.
Dengan adanya perubahan cepat dalam teknologi, khususnya dalam otomasi industri yang meliputi sistem kontrol otomatis, robotika, dan integrasi sistem produksi, program studi Teknik Elektro UPGRIS ingin memastikan bahwa setiap lulusan memiliki keterampilan yang dibutuhkan di sektor ini.
Melalui penyesuaian CPL, lulusan diharapkan dapat menguasai berbagai bidang terkait otomasi, seperti:
- Desain dan pengembangan sistem otomasi untuk aplikasi industri.
- Pemrograman dan implementasi perangkat lunak untuk kontrol industri.
- Pemeliharaan dan pengelolaan sistem otomatisasi yang berfungsi secara efisien.
- Penggunaan teknologi terbaru dalam pengoperasian sistem otomatisasi dan robotika.
Proses penyesuaian CPL ini dilanjutkan dengan sosialisasi kepada dosen dan civitas akademika Teknik Elektro. Pada kegiatan tersebut, para dosen diberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai profil lulusan yang ingin dicapai, serta bagaimana mereka dapat mendukung implementasi kurikulum yang lebih fokus pada otomasi industri.
Kepala Program Studi Teknik Elektro, Ir. Imadudin Harjanto, S.T., M.Eng., menjelaskan, “Penyusunan CPL yang lebih terarah ini adalah langkah strategis untuk menjawab kebutuhan industri yang semakin mengutamakan kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan sistem otomasi. Dengan memperkuat kompetensi di bidang ini, lulusan kami akan siap memasuki dunia kerja dengan kemampuan yang sangat relevan dan dibutuhkan.”
Sebagai kelanjutan dari penyesuaian CPL, kegiatan ini akan berlanjut dengan pembentukan struktur kurikulum yang lebih terfokus pada pencapaian kompetensi lulusan di bidang otomasi industri.
Struktur kurikulum ini akan mencakup penguatan mata kuliah yang relevan, serta pengintegrasian pembelajaran berbasis proyek yang memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam mengerjakan sistem otomasi industri.
Proses penyusunan kurikulum ini juga melibatkan kolaborasi antara pihak akademik dan industri untuk memastikan kurikulum yang dihasilkan benar-benar menjawab tantangan dan kebutuhan dunia kerja.
Dengan pendekatan ini, UPGRIS ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung dalam industri otomasi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, UPGRIS menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam memberikan pendidikan teknik elektro yang relevan dengan perkembangan industri.
Penyesuaian CPL dan penyusunan kurikulum baru ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul di bidang teknis, tetapi juga siap untuk berperan aktif dalam revolusi industri 4.0.
Program Studi Teknik Elektro UPGRIS siap menyambut mahasiswa yang ingin berkarir di bidang otomasi industri, dengan memberikan pendidikan yang berbasis pada kompetensi dan pengalaman praktis.
Jika Anda ingin menjadi bagian dari perubahan besar ini, teknik elektro UPGRIS adalah pilihan yang tepat untuk memulai perjalanan profesional Anda!